Kamis, 18 Juli 2013

Profil Pengerajin Genteng di Dusun Mbodo


Tahun 1985 adalah awal dari perintisan usaha genteng di dusun Mbodo, yang di plopori oleh seorang pengusaha  genteng  yang bernama  Bapak Sugeng.  Beliau memiliki keinginan mengembangkan keadaan ekonomi sekitar yang masih minim. Bapak Sugeng memulai usaha ini dengan bekal skill kemampuan yang dimiliki, entah itu dari pengetahuan ataupun pengalaman.  Dengan modal sekitar kisaran Rp. 40.000,- beliau memulai usahanya dengan harapan bisa menambah pendapatan sehari hari dan menjadi contoh bagi warga lain agar bisa meniru bahkan mengembangkan usaha serupa, khususnya di Dusun Mbodo dan umumnya untuk masyarakat secara luas.

 Teknik Pembuatan Genteng Secara Umum
Untuk cara pembuatannya, dari segi alat dahulu masih memakai  tekonologi yang sederhana _kurang mencukupi standar_, seperti  hanya menggunakan peralatan cetak  yang masih terbuat dari kayu, dan hasilnya tidak semaksimal yang diinginkan. Namun pada saat ini teknik yang di gunakan adalah tekinik modern yaitu menggunakan alat cetak yang terbuat dari besi. Cara pengguanaan alat cetak dengan teknik modern ini lebih mudah dari pada alat cetak kayu, sehingga proses produksi bisa diselesaikan lebih cepat. Kualitas genteng yang dihasilkan jauh lebih bagus dan kuat, serta banyak lagi keuntungan lain dari penggunaan alat cetak modern ini.
Dari segi pengeringan, pada zaman dulu hanya memakai tenaga surya atau di jemur di bawah terik matahari. Sudah jelas bahwa tehnik ini hanya bisa digunakan pada musim panas saja sehingga para pengusaha genteng hanya bisa memproduksi geanteng pada waktu tertentu _musim panas_ dan terbatas (cuaca). Namun pada saat ini sangat jarang ditemukan pengusaha genteng yang menggunakan tenaga surya karna sudah adanya tehnik pengeringan menggunakan oven, dan hasilnya pun lebih maksimal serta kuantitas genteng yang diproduksi bisa jauh lebih banyak karna tidak terkendala oleh musim dan cuaca.

Adapun teknik pembakaran atau  pematangan genteng dari dulu sampai sekarang tidak jauh berbeda, yaitu dengan menata genteng-genteng yang sudah tercetak di atas tungku pembakaran dan dibakar dengan kayu bakar dengan waktu yang tidak tertentu selama genteng bisa dipastikan matang atau berwarna kemerahan.

Teknik Pembuatan Genteng Ala Dusun Mbodo
Dari pembuatan genteng dengan teknik  umum di atas, pengusaha genteng dusun Mbodo rata-rata memproduksi genteng dengan teknik tradisional, yaitu sebagian besar masih menggunakan alat cetak kayu dan menggunakan tenaga surya untuk pengeringan. Walaupun demikian, produk genteng dusun Mbodo lebih kuat. Hal ini terbukti bahwa pengusaha genteng dusun Mbodo berani menaruh jaminan untuk kekuatan genteng mereka terhadap konsumen, sehingga mereka juga memasang harga yang pantas untuk genteng-genteng mereka, yaitu Rp.1.500,00/biji.
Teknik Pemasaran
Adapun teknik pemasaran genteng yang dilkukan para pengusaha genteng di dusun Mbodo masih menggunakan sistem mulut ke mulut. Oleh sebab itu dengan  memandang bahwa genteng dusun Mbodo sangat berkualitas, maka kami  paparkan melalui tulisan ini dengan harapan membantu pemasarannya, sehingga genteng dusun Mbodo dapat diketahui oleh masyarkat global atau masyarakat  secara luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar